3 Cara Mengambil Keputusan yang Memberdayakan

Ambil Keputusan Sekarang Juga!

keputusan dalam hidup
Sumber gambar: pixabay.com

Segala keputusan Anda sangat berpengaruh pada kehidupan dan takdir Anda. Jika saat ini Anda hidup dalam situasi yang Anda alami (baik ataupun buruk), itu semua adalah hasil dari keputusan Anda di masa lalu. Mungkin Anda tak memutuskan apapun lima atau sepuluh tahun yang lalu, itupun termasuk salah satu keputusan Anda! Anda memutuskan untuk tidak mengambil keputusan apapun lima atau sepuluh tahun yang lalu.

Akan tetapi daripada menyesali semua hal yang telah terjadi di masa lalu, serta semua akibat dari keputusan-keputusan Anda itu; akan lebih baik jika Anda membuat keputusan  yang terbaik untuk masa depan Anda.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menciptakan keputusan-keputusan yang sangat memberdayakan. Pertama-tama Anda harus…

1. Terapkan Kebiasaan Menerima Kegagalan

Sebelum menciptakan sebuah keputusan, Anda harus siap menerima kegagalan. Karena sehebat apapun keputusan seseorang, jika ia tak bisa menerima kegagalan, maka percuma saja. Ketika Anda tidak siap menerima kegagalan, Anda akan ragu dalam membuat keputusan. Misalkan, ketika Anda memutuskan untuk mencoba berjualan online. Namun Anda tidak siap gagal. Muncul kekhawatiran-kekhawatiran dalam benak Anda, bagaimana kalau sepi? Bagaimana kalau ditipu? Bagaimana kalau… Bla… Blaa… Blaa.. Anda pun jadi ragu. Dan kalaupun Anda melaksanakan keputusan Anda, lalu Anda gagal. Anda akan menjadi trauma, padahal seharusnya Anda mencari solusi dan menyempurnakan tindakan daripada keputusan Anda. Maka dari itu, mulai sekarang terimalah kegagalan baik besar maupun kecil, banyak maupun sedikit. Anda adalah Anda. Seberapapun gagalnya Anda, Anda adalah Anda. Anda bisa memperbaiki semuanya, dan Anda berhak untuk memiliki takdir yang baik. Lalu setelah Anda meneguhkan hati dan siap menerima kegagalan, langkah selanjutnya adalah…

2. Keputusan Mengandung Resiko, Pertimbangkan dengan Benar!

Apa yang akan Anda rasakan 5 tahun mendatang jika saat ini Anda tidak membuat keputusan? Penyesalan apa yang akan muncul dalam benak Anda nantinya?

Setiap keputusan pasti memiliki resiko. Seperti saat Anda sudah tak betah kerja. Keputusan mana yang harus Anda ambil? Resign (keluar)? atau tetap bertahan? Jawabannya ada pada diri Anda sendiri. Pilihlah keputusan yang memberdayakan Anda. Jika Anda harus resign karena Anda merasa lingkungan kerja Anda tidak mendukung perkembangan Anda, maka Anda berhak untuk resign meskipun resikonya cukup besar.

Ketika Anda dihadapkan oleh pilihan-pilihan yang berat, dan Anda sulit memutuskan, Anda bisa mencoba untuk menuliskan efek negatif dan positif semua pilihan yang tersedia. Pilihlah keputusan terbaik! Orang lain boleh memberi saran, namun Andalah yang memutuskan. Anda yang menjalani keputusan, dan jika orang lain memberikan saran, terima dengan baik, jangan ditolak mentah-mentah. Kita pikirkan lagi, tulis efek negatif dan positifnya, jika cocok memangnya mengapa tidak? Jika tidak cocok Anda bisa mengatakannya dengan baik-baik. Okay, menuju langkah selanjutnya. Setelah dipertimbangkan, lalu apa?

3. Laksanakan Keputusan Anda dengan Konsisten!

Anda sudah yakin dengan keputusan Anda seperti, misalkan: Anda tidak akan mendapat nilai ujian di bawah rata-rata, atau Anda tidak akan menunda-nunda apa yang seharusnya Anda lakukan. Sekarang, laksanakan apa yang Anda putuskan! Ciptakan cara-cara yang efektif dan efisien untuk mengembangkan bibit keputusan Anda, dan jadikan bibit keputusan Anda sebagai takdir hebat di masa depan.

(Baca juga: Setiap Orang yang Mau Berusaha adalah Seorang Pengusaha)

Lakukanlah secara konsisten hingga menjadi kebiasaan Anda. Jika keputusan Anda adalah keputusan yang besar, sederhanakanlah! Tindakan-tindakan yang harus dilakukan harus sederhana, supaya Anda tidak terbebani akan proyek besar Anda itu!

Misalkan Anda ingin fasih berbahasa Inggris lisan maupun tulisan. Anda harus membaca sebuah teks bahasa Inggris setiap harinya. Kita sederhanakan dari beberapa lembar menjadi beberapa paragraf saja. Buat kita terbiasa dengan tantangan yang ringan. Selanjutnya kita bisa menaikkan levelnya dari beberapa paragraf menjadi selembar, lalu kita naikkan lagi levelnya dengan mempelajari listening, dan banyak cara lainnya. Ingat bukan banyak atau sedikit, tapi apakah konsisten atau tidak, itu yang lebih penting.

 

3 langkah di atas niscaya akan sangat berguna untuk menciptakan keputusan-keputusan yang memberdayakan. Saya tulis kembali, yaitu:

1. Terapkan kebiasaan menerima kegagalan

2. Pertimbangkan keputusan Anda serta semua resikonya

3. Setelah mengambil keputusan, laksanakan yang Anda putuskan secara konsisten.

Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada saran dan komentar boleh Anda sampaikan melalui kolom komentar. Selamat membuat keputusan yang mengubah Anda serta takdir Anda menuju masa depan yang cerah.

Baca juga artikel lainnya:

Komitmen, Ekstensi Kehidupan yang Sukses

5 Tips Ampuh untuk Tetap Fokus

Iklan

One thought on “3 Cara Mengambil Keputusan yang Memberdayakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s