Arti Sesungguhnya dari Sebuah Pengalaman

Pengalaman dalam Kehidupan

Arti sebuah pengalaman
Sumber gambar: pixabay.com

 

Pengalaman adalah guru terbaik. Kita sering mendengar pepatah tersebut. Kita harus selalu belajar dari pengalaman kita. Ada dua hal yang mendorong kita untuk terus belajar dari pengalaman-pengalaman kita, yaitu:

  1. Menghindarkan diri dari kesalahan yang pernah kita lakukan, supaya kita tidak mengulanginya lagi di masa depan.

  2. Sarana untuk terus berkembang yang paling ampuh.

Banyak orang yang berhasil karena mereka telah belajar dari pengalaman-pengalaman mereka. Kebanyakan dari mereka mengalami pengalaman yang pahit dan menyedihkan. Namun sekarang mereka telah sukses membangun kehidupan dari setiap bongkahan pengalaman pahit.

Di sisi lain banyak juga orang yang hancur karena pengalaman pahit mereka. Mereka stres, frustasi, mengalami emosi yang sedemikian melonjak karena pengalaman-pengalaman pahit mereka.

Lantas mengapa? Mengapa dari sebuah pengalaman yang sama bisa membuat perbedaan yang besar? Seperti kesuksesan dan kegagalan? Ayo kita telusuri jejaknya!

1. Pengalaman-Pengalaman Kita adalah Pengalaman Primer

“Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda.” (Aldous Huxley)

Inilah faktor pertama yang menyebabkan perbedaan hasil dari sebuah pengalaman yang sama. Apa yang Aldous Huxley katakan memang benar. Misalkan ada dua orang anak, si A dan si B. Kedua anak itu malas. Mereka sering dimarahi oleh guru mereka karena mendapatkan nilai jelek. Si A dan si B pasti mempunyai cara tersendiri untuk membuat gurunya berhenti memarahi mereka berdua. Si A mengambil tindakan dengan cara belajar lebih giat. Sementata si B mengambil tindakan dengan semakin malas, sampai akhirnya Pak Guru malas memarahinya.

Dari sini kita sudah melihat hasilnya, kan? Jelas si A akan lebih sukses dibandingkan si B. Inilah sisi unik manusia. Manusia mempunyai cara atau tindakan yang berbeda-beda dalam menyikapi suatu hal.

Maka bisa kita simpulkan dari contoh tersebut, pengalaman primernya adalah ketika kedua murid itu dimarahi oleh Pak Guru. Dan pengalaman sekundernya adalah cara mereka berdua dalam menyikapi permasalahannya. Pengalaman sekunder inilah yang mempengaruhi kehidupan kita, apa yang akan kita dapatkan di masa depan, dan apa yang akan kita sesali di masa depan. Lalu apa yang mendasari tindakan-tindakan kita?

2. Makna Sebuah Pengalaman

Segala tindakan kita adalah hasil dari cara kita memaknai suatu hal. Makna suatu hal sangat menentukan bagaimana kita bersikap, bekerja, beretika, dan segala aspek dalam hidup kita.

“Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan.” (Annemarie S.)

Jika kita memaknai belajar sebagai suatu hal yang membosankan. Jangankan belajar, menyentuh buku pun akan sangat malas. Anda bisa langsung menguap lalu tetidur! Tapi jika Anda memaknainya sebagai cara untuk berkembang dan meraih hal yang belum pernah Anda dapatkan, niscaya Anda akan sangat bersemangat ketika belajar.

(Baca juga: 2 Cara Mengubah Makna Suatu Kata)

Jadi semua ini adalah cara kita memaknai sesuatu. Demikian juga pada contoh pertama tadi—kedua murid tadi.

Si A dan si B memiliki definisi yang berbeda dari amarah Pak Guru. Si A mendefinisikannya dengan rasa peduli, bahwa Pak Guru peduli padanya, dan Pak Guru tidak ingin dirinya gagal. Sementara, si B mendefinisikan amarah Pak Guru dengan banyak omong, sok peduli, dan tidak berguna. Dengan makna seperti itu, si B memilih tindakan-tindakan yang tidak memberdayakan. Dan kehancuran siap menerpa dirinya kalau ia tidak mau berubah.

Jadi seperti itulah tindakan-tindakan kita terbentuk. Maka mulai saat ini Anda harus bisa memaknai sesuatu dengan bijak. Segala hal yang buruk jika dimaknai dengan baik akan menghasilkan pengalaman yang baik. Dan dari situ, kita bisa menjadikannya pelajaran hidup yang amat berharga.

Sekian dari saya, mohon maaf bila terdapat kesalahan kata. Jika Anda menyukai artikel ini, Anda bisa klik like atau membagikannya pada orang-orang tercinta. Semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih dan sampai jumpa lagi.

Baca juga artikel lainnya:

Antara Teori dan Praktek

Hidup adalah Keajaiban

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s