Antara Teori dan Praktek

teori atau praktek
sumber gambar: pixabay.com

Apakah Anda pernah menonton video Chandra Putera Negara yang berjudul “Mengapa Hidup Tidak Semudah Kata-Kata Motivator”? Jika belum, Anda bisa melihatnya di tengah artikel ini, saya menyisipkannya dari youtube. Menurut saya video itu bagus. Salah satu perkataan inti dari video tersebut adalah, “Hidup memang tak semudah kata-kata motivator, lalu menurut Anda hidup yang mudah itu seperti apa?”

Hidup yang mudah itu seperti apa? Hidup itu  perjuangan. Meskipun kehidupan ini selalu menawarkan hal-hal yang sulit untuk kita tempuh, akan tetapi bukannya mustahil. Apakah Anda merasa mustahil untuk sukses? Tidak kan? Memang butuh usaha. Hanya butuh usaha saja. Mungkin ada orang yang berkata, “Ya ngomong aja sih gampang! Teori itu gampang, prakteknya susah”. Apakah Anda pernah berkata seperti itu juga?

Sama seperti dalam video Pak Chandra Putera Negara, saya mengajak Anda untuk bersama-sama menghargai para motivator, dan jangan menghina teori-teori mereka. Daripada kita berkata teori itu lebih mudah dibandingkan praktek, bagaimana jika teori mereka mendukung praktek kita? Lalu kalau tidak sesuai kita bisa menyempurnakannya kan?

Seperti Anthony Robbins yang mengembangkan teknologi NLP (Neuro Linguistic Programming). Teknologi yang diciptakan Anthony Robbins dengan versinya sendiri yaitu NAC (Neuro Assosiatif Condition). Kita juga bisa mengembangkan teknologi kita dari teknologi yang sudah ada.

Maka dari itu teori tidak semata-mata menjadi ilmu pasif. Kita tak bisa mengatakan itu tidak berguna. Sebab banyak hal yang telah kita nikmati dari hasil teori-teori para ahli dan juga motivator.

Setelah mempelajari teori, kita bisa langsung praktek. Jika kita gagal, kita bisa mengevaluasi di mana letak kegagalan kita. Pertanyaannya apakah kita mau memulainya? Orang yang mau gagal, sudah memiliki mental untuk berhasil!

Apa Anda siap? Banyak teknogi yang bisa kita gunakan untuk membantu kesuksesan kita! Cara untuk fokus, melatih alam bawah sadar, berdoa, bereksperimen, dan lain-lain.

(Baca juga: 5 Tips Ampuh untuk Tetap Fokus)

Berkali-kali gagal itu wajar, tapi ketika Anda merasa dan berpikir bahwa Anda adalah orang yang gagal, Anda tak akan pernah sukses. Saya tantang Anda untuk mengubah pola pikir buruk Anda, dan segala hal yang membatasi. Says menunggu selalu perkembangan dari Anda. Sukses selalu!

Jika Anda menyukai Artikel ini, Anda bisa membagikannya pada orang-orang tercinta. Jika Anda mempunyai saran serta masukkan yang membangun, Anda bisa mengirimnya lewat facebook, email, ataupun lewat kolom komentar. Terimakasih dan sampai jumpa lagi.

Baca juga:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s