10 Anggapan Kita yang Membatasi Kemajuan Hidup Kita

Buang Semua Anggapan yang Buruk!

anggapan-anggapan yang harus dibuang
Sumber gambar: pixabay.com

Anggapan adalah label yang kita gunakan pada segala hal. Anggapan adalah cara kita memaknai sesuatu, apakah maknanya baik atau maknanya buruk. Dengan anggapan kita bisa menjadikan suatu pemikiran atau pengalaman berdaya atau malah menghancurkan kita.

Betapa berpengaruhnya sebuah anggapan dalam kehidupan ini, penting sekali untuk memmilih anggapan-anggapan kita secara sadar. Jika tidak, kita akan mengalami kepedihan karena diombang-ambingkan oleh situasi dan kondisi yang tidak berpihak pada kita.

Di sini saya akan menuliskan 10 Anggapan manusia yang membatasi hidupnya sendiri. Mungkin beberapa dari kita pernah memiliki anggapan ini secara tak sadar. Jika kita merasa bahwa kita pernah memiliki anggapan seperti yang akan saya tuliskan, ada baiknya kita mengevaluasi lagi, dan mengubah setiap anggapan dan persepsi kita untuk kehidupan kita. Tunggu apalagi, ayo kita simak!

1. Mengataskan Uang di atas Segalanya

Dipungkiri atau tidak, manusia sangat memerlukan uang. Uang adalah alat untuk barter atau tukar menukar yang paling umum. Dulu sebelum mengenal uang, orang mengadakan transaksi dengan cara barter. Tapi sekarang barter sudah jarang dilakukan karena mengingat tidak semua orang membutuhkan barang yang akan kita barter, dan begitu pula sebaliknya. Untuk itulah diciptakan alat yang paling umum yang bisa digunakan untuk menukar apapun dengan suatu nilai. Maka terciptalah uang.

Dikutip dari buku Awaken the Giant Within, karya Anthony Robbins, uang bisa jadi budak yang paling baik, dan juga majikan yang paling buruk. Memang benar kita membutuhkan uang. Tapi untuk apa?

Kebanyakan orang yang telah berpunya, mengataskan uang di atas segalanya. Sehingga dalam kelimpahan pun mereka masih merasa kurang. Inilah kesuksesan yang tidak sempurna, kesuksesan di mana titik beratnya adalah materi. Sudah sifat manusia untuk tak pernah merasa puas. Untuk itu janganlah mengataskan uang di atas segalanya.

Kita memang butuh uang, tapi kita jangan hidup demi uang. Jika ada waktu luang, sempatkanlah untuk berkumpul bersama keluarga. Atau mungkin Anda perlu jalan-jalan sebentar. Atau bisa juga mengobrol dengan teman-teman. Untuk sejenak lupakanlah bisnis Anda, nikmati hidup Anda, gunakan uang Anda secara bijak. Ingat hidup ini hanya sekali. Daripada menyesal karena terus-terusan bekerja, lebih baik Anda sisihkan waktu sebentar untuk benar-benar hidup sesuai yang Anda inginkan!

2. Aku Tidak Berguna dan Tidak Akan Sukses

Ini adalah pesimisme yang saya yakin pernah dialami semua orang. Ada titik di mana seseorang begitu down, sehingga ia tidak menyadari bahwa masa depan masih cerah. Anggapan ini adalah tembok besar yang bisa menghalangi kita dari sinar harapan kita.

Daripada Anda memiliki anggapan ini. Akan lebih baik untuk mengganti anggapan ini, sebelum anggapan ini menancap pada alam bawah sadar Anda. Singkirkan tembok besar ini! Hancurkan semua rintangan dan halangan Anda. Miliki senjata-senjata yang kuat untuk menghancurkan semua rintangan Anda. Bahkan dengan pikiran Anda pun, Anda bisa menciptakan senjata-senjata untuk meraih kesuksesan.

“Jangan biarkan apa yang tidak bisa Anda lakukan mengganggu apa yang bisa Anda lakukan.” – John Wooden

Jangan katakan Anda tidak berguna atau Anda payah serta Anda tidak akan sukses. Akan lebih baik, Anda bertanya pada diri Anda, “Apa yang bisa dilakukan selanjutnya?“. Episode hidup Anda harus terus berlanjut. Anda adalah pahlawan bagi cerita hidup Anda sendiri. Anda harus sukses, karena seperti tokoh-tokoh dalam cerita yang berakhir dengan happy ending. Anda juga harus begitu. Anda bisa!

3. Tidak Memiliki Fasilitas

Impian adalah sesuatu yang kita harapkan. Tapi kita perlu fasilitas yang memadai untuk meraih impian kita. Kita memang memerlukannya, tapi jangan sampai kita memaksakan seekor anak burung yang baru lahir untuk terbang. Apa maksudnya? Kita jangan mencari yang tidak ada! Kita gunakan semua amunisi yang kita punya untuk berperang! Saya yakin semua fasilitas akan menuntun dari belakang. Sementara Anda mau berjuang dan membangun kesuksesan, fasilitas akan datang dengan sendirinya.

Jangan hidup dalam keterbatasan! Jika Anda hidup dalam keterbatasan, selamanya Anda akan merasa kurang dan kurang, padahal fasilitas yang Anda miliki sudah cukup untuk berkembang.

Misalkan Anda ingin menjadi penulis. Anda tidak punya laptop untuk menulis naskah. Cukuplah Anda menulis di smartphone Anda. Saya yakin Anda semua pasti telah memiliki smartphone yang cukup canggih untuk mengetik. Atau jika Anda tidak punya smartphone, tulislah di kertas, kirimlah ke koran atau majalah. Lakukanlah dengan konsisten, saya yakin Anda pasti berhasil! Sekali lagi jangan hidup dalam keterbatasan. Carilah kesempatan dalam kesempitan, dan jangan mencari kesempitan dalam kesempatan.

(Baca juga:4 Alasan Mengapa Anda Harus Memiliki Anggapan yang Baik)

4. Tidak Punya Cukup Waktu

Setiap manusia memiliki waktu 24 jam sehari. Dikurangi dengan waktu tidur 8 jam, akan menjadi 16 Jam. Dikurangi waktu makan, mandi, berpakaian, bersih-bersih, misal totalnya 4 jam, jadi sisanya 12 jam. Nah dalam waktu 12 jam ini ada yang digunakan seseorang untuk bekerja, para pelajar menggunakan waktunya untuk belajar, dan seorang pengangguran kreatif seperti saya menggunakan waktu saya untuk ngeblog ^_^.

Ini hanya masalah mengatur waktu. Stephen King menulis di ruang pencucian ketika ia bekerja. Raditya Dika menulis paragraf demi paragraf sampai menjadi sebuah novel. Jadi sebenarnya, kita punya cukup waktu luang untuk berkarya dan menciptakan inovasi. Pertanyaannya adalah, “Apakah Anda mau memulainya?

Setelah Anda memulainya, pertanyaan kedua adalah, “Apakah Anda mau menuntaskannya dengan senang hati?

Jika Anda teramat sibuk, misalkan Anda seorang buruh kerja dan ingin mengarang sebuah novel, sisihkanlah waktu beberapa menit untuk menulis satu atau dua halaman. Sukses tidak datang semalaman. Sukses datang dari pukulan yang dilancarkan bertubi-tubi. Sukses perlu waktu. Waktu di sini bukan artian seberapa lamanya Anda bekerja, tapi apakah Anda mau tetap konsisten atau tidak. Apakah Anda mau tetap mengayuh sepeda Anda?

4. Tidak Ada Seorang Pun yang Peduli Padaku

Ini adalah ungkapan ketika seseorang sedang dilanda kesepian. Siapapun tahu kesepian itu tidak enak. Sungguh tidak enak. Dalam ilmu medis pun kesepian bisa mengakibatkan penyakit-penyakit yang hebat! Salah satunya adalah serangan jantung! Memang sulit menyadari siapa yang peduli, ketika kita merasa kesepian, dan ketika kita merasa seorang diri.

Tapi ini anggapan yang buruk.

Apakah Anda peduli pada diri Anda sendiri?

Jawablah pertanyaan itu. Jika Anda sendiri tidak peduli pada diri Anda sendiri, bagaimana orang lain akan peduli pada diri Anda? Anda harus menerima setiap kelebihan dan kekurangan diri Anda. Anda harus mendukung diri Anda seperti Anda mendukung seorang sahabat sejati.

Berkomunikasilah dengan Tuhan. Tuhan adalah sahabat kita. Ia tidak pernah lelah mendengarkan setiap seru do’a kita. Manusia tidak selamanya bisa diandalkan, tapi Tuhan selalu ada di setiap langkah kita.

Ketika Anda merasa kesepian, Anda harus sadar Tuhan tak pernah menutup mata, Ia sedang menatap pada Anda. Ia mengerti apa yang Anda rasakan. Kalau Anda mau menerima kasih-Nya, cukuplah dengan bersyukur dan menerima diri Anda. Anda punya seseorang yang pasti peduli pada diri Anda.

Selain itu, apakah Anda mempunyai keluarga? Keluarga adalah lingkungan hidup Anda. Jika saat ini Anda masih bisa hidup, sampai sekarang, ini semua juga berkat keluarga Anda. Ibu Anda melahirkan Anda, merawat Anda, menyuapi Anda dengan makanan sampai Anda sebesar sekarang. Juga jasa Ayah Anda yang tak pernah lelah mencari nafkah. Yang rela pontang-panting mencari uang. Itulah sosok-sosok hebat yang peduli pada Anda.

Jadi ingat selalu akan sosok-sosok ini, Tuhan, keluarga, dan teman-teman yang bisa Anda percayai, yang menolong Anda di waktu susah maupun senang. Jangan kecewakan mereka. Hargai mereka. Buat mereka merasa bahwa mereka adalah orang yang berharga bagi hidup Anda.

5. Ini Semua Takdir

menyalahakan takdir
Menyalahkan takdir hanya akan memperburuk semuanya. Sumber gambar: pixabay.com

Takdir itu memang tidak bisa diubah. Tapi jangan berserah seutuhnya. Ada nasib yang bisa kita ubah! Jika kita memiliki sebidang tanah, kita bisa kan menanam tanaman buah atau tanamah rempah-rempah? Jangan biarkan ada rumput di sebidang tanah kita! Itulah yang kita sebut nasib. Sementara takdir adalah di mana tanah itu berada, entah di gunung, atau di pantai. Kita tidak bisa memindahkan tanah kita ke gunung, jika tanah kita berada di pantai. Atau kita tidak bisa memindahkan tanah kita ke laut lepas. Takdir itu tidak bisa diubah, tapi nasib Anda bisa diubah!

“Anda tidak harus hebat untuk memulai, tapi Anda harus memulai untuk menjadi orang hebat.” – Zig Ziglar (https://www.ziglar.com/)

Salah satu contoh favorit saya adalah Nick Vujicic. Dia adalah seorang pria yang ditakdirkan tak mempunyai lengan dan kaki, seperti kita. Tapi mengapa ia bisa lebih sukses dibandingkan setiap orang? Awalnya ia tidak menerima dirinya sendiri, tapi secara perlahan, dan melewati setiap kasus kehidupan, akhirnya ia menerima dirinya sendiri. Menjadi berbeda adalah untuk memberikan sesuatu yang spesial pada kehidupan ini, itulah salah satu kata-kata yang ia ucapkan. Ia tidak peduli apakah tanahnya berukuran besar atau kecil, namun ia tetap merawat tanamannya hingga bunganya bermekaran!

Jangan terikat pada takdir. Seperti yang tadi saya katakan. Jangan hidup dalam keterbatasan. Bahkan dengan keterbatasan, Anda bisa membuat sesuatu yang menakjubkan! Miliki anggapan yang baik! Anda mampu selama Anda mau dan berada dalam jalan yang benar!

6. Mampu Melakukan Semuanya Sendiri

Setiap orang yang sukses tidak bekerja sendirian. Kita perlu tim yang sukses supaya kita bisa meraih kesuksesan kita dengan cepat! Mark Zuckerberg tidak sendirian saat menciptakan facebook. Bill Gates juga tidak sendirian, ia bersama Paul Allen dalam menciptakan perangkat lunak microsoft.

Sekarang, apakah Anda mempunyai tim yang hebat? Mungkin belum. Begitupula saya. Tapi kalau dipikir-pikir, keluarga Anda juga tim Anda. Mereka memberikan Anda makanan dan tempat untuk bertumbuh. Bukankah itu kontribusi yang cukup besar? Teman-teman Anda yang mendukung Anda, itu juga tim Anda! Teman-teman yang meremehkan Anda juga tim Anda! Mereka adalah alasan Anda untuk sukses. Jika Anda tidak sukses bagaimana Anda mau mematahkan teori-teori mereka itu? Anda harus sukses. Karena itulah satu-satunya pilihan Anda.

7. Kesalahan akan Membuat Semuanya Semakin Buruk

Siapa sih yang mau tergelincir dalam kesalahan? Tapi tidak semua kesalahan itu buruk. Kesalahan adalah suatu tempat di mana di dalamnya terkandung sebuah pelajaran yang berharga. Kita tidak akan pernah belajar kalau kita tidak pernah salah. Tapi jangan juga kita membuat kesalahan dengan semena-mena. Kesalahan cukuplah sekali, ambil apa yang bisa kita ambil. Jadikan batu untuk pijakan dalam kesuksesan kita. Kesalahan akan menjadi langkah kita untuk menghadapi rintangan yang lebih berat di masa depan.

“Orang yang tidak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru.” – (Albert Einstein)

8. Tidak Mampu Membuat Dunia yang Lebih Baik Lagi

Dalam buku Awaken the Giant Within, pada bab terakhir yaitu bab 26 dengan judul Tantangan Paling Hakiki: Apa yang Sanggup Dilakukan Oleh Satu Orang. Dalam bab itu di jelaskan cara-cara sederhana untuk membantu perubahan dunia menuju ke arah yang lebih baik lagi. Seperti diantaranya, mengujungi panti sosial beberapa kali dalam sebulan. Atau mungkin menjaga pola makan Anda.

(Baca juga: 3 Cara Menciptakan Perubahan yang Langgeng Ala Anthony Robbins)

Semua hal baik besar maupun kecil akan berpengaruh pada dunia ini. Anda bangun pagi pun turut berkontribusi pada dunia ini. Mengapa? Tentu saja! Jika Anda bangun pagi setiap hari, lalu Anda sukses karenanya, Anda akan memberi contoh pada setiap orang bahwa mereka juga bisa sukses hanya karena bangun pagi!

Ciptakan perubahan-perubahan kecil yang memberdayakan. Perubahan kecil-perubahan kecil Anda akan berdampak besar suatu hari nanti. Anda bisa memulainya dengan percaya.

9. Merasa Tidak Cukup Muda atau Tua dalam Melakukan Suatu Hal

Ini pasti lebih di rasakan para orang yang sudah tua. Mereka merasa bahwa mereka sudah tidak pantas dalam melakukan hal itu. Tapi tunggu dulu, sebelumnya Anda harus tahu apa yang akan Anda lakukan. Ini bukan masalah umur! Seorang nenek berumur 84 tahun di Amerika berhasil menciptakan template blog. Kita saja yang umurnya lebih muda darinya belum tentu mampu membuat template blog. Selain itu banyak anak-anak kecil di luar sana yang sudah menjadi dosen? Ampun! Mungkin beberapa dari kita belum lulus dari SMA, dan anak-anak itu sudah jadi dosen.

Inilah yang ingin saya tekankan. Umur bukan faktor. Tapi passion Anda yang menentukan nasib Anda. Michael Jordan seorang pemain bola basket yang handal, sekarang sudah berumur, tapi dia tetap berkecimpung dalam dunia perbasketan, meskipun sudah tidak lagi bermain basket! Passion adalah jiwa kita. Kita tak bisa terlepas darinya.

Mungkin ada beberapa orang yang ingin berkecimpung dalam dunia bisnis internet, tapi masih belum cukup umur. Tidak ada salahnya untuk membuat blog sederhana. jika traffic-nya besar, dan Anda cukup umur, Anda akan dapat momentum yang kuat! Anda bisa langsung memasang iklan, dan Anda akan meraup hasil yang cukup besar. Oleh karena itu jangan pernah menunggu, namun lakukanlah saat ini juga! Keberuntungan terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

10. Kesuksesan Dinilai dari Hasil

Ini adalah kekeliruan. Sebenarnya jika Anda mau berusaha Anda sudah masuk ke dalam lingkaran kesuksesan. Jangan melihat hasil sebagai titik kesuksesan, namun jadikanlah perjuangan Anda sebagai kebanggaan Anda!

Hasil akan sepadan dengan perjuangan Anda. Hasil Anda hanyalah hadiah atau souvernir kecil. Namun pekerjaan Anda itulah identitas Anda, itulah jati diri Anda, dan tanpanya Anda tidak akan dikenal sebagai diri Anda sekarang. Hiduplah dengan apa yang Anda miliki, bersyukur, dan tetaplah berkembang. Anda adalah pemenang

Mungkin sekian dari saya. Artikel ini cukup panjang, mungkin juga membosankan, hahaha. Tapi saya berharap dari artikel ini, Anda bisa mengubah anggapan-anggapan buruk Anda, menggantinya dengan anggapan-anggapan yang memberdayakan hidup Anda. Anda punya peluang untuk sukses, dan dari kesuksesan Anda, Anda bisa membantu orang-orang sekitar yang membutuhkan pertolongan Anda. Marilah kita bangun dunia yang lebih baik. Apakah Anda siap?

Baca juga artikel lainnya:

Anthony Robbins, Seorang Motivator dan Pebisnis yang Sukses

9 Langkah supaya Tidak Mudah Menyerah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s