Pertanyaan dan Pernyataan, Dua Hal yang Membuat Dunia Lebih Hidup

pertanyaan dan pernyataan seseorang (momentumkehidupan.wordpress.com)
Sumber: pixabay.com

Dua kata ini mengganjal dalam benak saya, yaitu pertanyaan dan pernyataan. Dalam beberapa novel yang saya baca terdapat penggunaan dua kata ini. Seperti: itu bukan pertanyaan, melainkan sebuah pertanyaan.

Dua kata itu membentuk dunia yang lebih hidup. Jika dunia ini tidak diisi oleh kedua kata tersebut, Anda bisa membayangkannya kan?

Coba bayangkan jika tidak ada seorang pun yang mau menanyakan kabar Anda. Pastinya perasaan Anda akan menjadi tidak baik. Kita semua tahu bahwa pertanyaan itu penting. Begitupula pernyataan. Bayangkan jika Anda seorang lelaki yang ingin menikahi pacar Anda, sementara dari diri Anda belum ada penegasan atau pernyataan yang pasti. Hal tersebut pastinya akan membuat pacar Anda tidak nyaman. Apalagi jika Anda telah berpacaran lama.

Untuk itulah kita butuh pertanyaan dan juga pertanyaan. Dua hal tersebut adalah nyawa dari sebuah obrolan. Kalau tidak ada dua hal tersebut, dunia ini pasti sepi.

1. Pernyataan

Tips-tips kesuksesan yaitu memiliki pernyataan yang baik
Sumber: pixabay.com

Mengapa saya menuliskan pernyataan terlebih dahulu? Anda pasti bertanya begitu. Pernyataan adalah awal dari sebuah pertanyaan. Bayangkan Anda hidup, tanpa mengetahui apapun. Misalkan Anda tidak tahu hewan apa yang sedang berenang itu. Pastinya itu akan menciptakan suatu kebingungan yang besar.

Maka dari itu semua hal diperlukan pernyataan. Manusia pertama berdasarkan beberapa agama, diizinkan untuk menamai hewan-hewan dan segala macam tumbuhan di dunia. Itu bentuk pernyataan.

Jadi kita tahu mana burung, mana ikan, mana sapi, dan masih banyak lagi.

Semua hal, nama, jenis, klasifikasi semua itu dibentuk oleh pernyataan, termasuk Anda.

Coba katakan nama Anda dalam hati dengan tegas. Aku (nama Anda).

Itu bentuk pernyataan yang kuat. Sebab salah satu cara untuk sukses adalah dengan melakukan auto sugestion atau afirmasi. Membentuk suatu pernyataan atau statement dapat menciptakan energi positif yang kuat. Anda bisa mencobanya, dan menjadikannya kebiasaan kecil yang membantu Anda untuk lebih produktif.

2. Pertanyaan

Pertanyaan Anda akan mempengaruhi hidup Anda dan kesuksesan Anda
Sumber: pixabay.com

Di sini saya ingin bertanya sebentar. Apakah Anda termasuk orang yang suka berbicara tanpa ingin mendengar ucapan orang? Jika jawabannya ya, maka Anda harus ubah kebiasaan tersebut.

Bagaimana pun juga, orang sukses adalah orang yang lebih banyak mendengar dibandingkan berbicara.

Kita diberikan dua telinga dan satu mulut. Itu artinya kita harus lebih banyak mendengar dibandingkan berbicara. Namun tidak sedikit juga yang banyak mendengar tapi masuk kuping kiri lalu keluar kuping kanan.

Setelah Anda mendengarnya, tanamlah dalam hati Anda. Untuk apa kita punya banyak bibit tanaman bahkan yang paling unggul kalau kita tidak menanamnya. Itu akan menjadi kesia-siaan.

(Baca juga artikel super ini: 10 Anggapan Kita yang Membatasi Kemajuan Hidup Kita)

Jadi dengarlah apa yang dikatakan orang, coba pahami. Sekiranya baik untuk Anda tanamkan dalam hati Anda. Atau mungkin ucapannya kurang baik, Anda bisa memberikan pendapat Anda sehalus mungkin.

Dalam beberapa kasus dan studi, seseorang tidak menyukai orang yang banyak bicara. Buktinya ini memang benar.

Berapa banyak siswa-siswi yang menguap ngantuk saat belajar di sekolah? Berapa banyak karyawan yang tertidur saat sedang rapat? Atau seseorang yang mengantuk saat menonton televisi?

Saya tidak sedang menyindir para guru. Tapi jika Anda adalah seorang guru, coba evaluasi mengapa murid-murid Anda merasa ngantuk? Apakah bosan, jenuh, atau kurang tidur? Atau kurang pertanyaan?

Menurut saya sendiri, pembelajaran yang asyik itu pembelajaran dua arah. Di mana arahnya tidak hanya sebuah pernyataan saja, melainkan juga terdapat pertanyaan. Seorang guru bisa menanyakan sesuatu pada murid. Ada 3 keuntungannya yaitu:

  1. Murid akan termotivasi, sebab dengan menjawab sebuah pertanyaan, ia akan mendapatkan nilai plus atau nilai tambah.
  2. Memastikan murid paham dengan apa yang disampaikan oleh guru
  3. Memberikan rasa ingin bersaing dengan antar murid. Sebab yang menjawab pertanyaan hanya seorang saja. Murid-murid lain pun akan tertantang. Maka mereka semua akan fokus memperhatikan guru mereka.

Hubungan Antara Pertanyaan dan Pernyataan

Pertanyaan dan pernyataan itu memiliki hubungan dua arah. Jika hubungannya hanya satu arah, maka perbincangannya akan statis.

Sebaiknya jika sebuah komunikasi memiliki dua unsur tersebut.

Misalkan jika Anda sedang bertemu dengan teman lama, cobalah untuk menanyakan kabarnya, apa saja yang ia lakukan selama ini, apa saja prestasi yang telah ia raih, apa masalah yang ia hadapi selama ini.

Pertanyaan diibaratkan dengan umpan ketika memancing. Sekiranya umpan kita sudah dimakan, saatnya kita tarik gunakan statement atau pernyataan, tentunya dengan irama.

Jangan sampai, Anda menanyakan sekali, tapi berbicara 10 kali. Seperti yang sudah dikatakan orang tidak suka mendengar orang yang banyak bicara. Jadi mulailah dengan pertanyaan, dan pernyataan dengan rasional, artinya sesuaikan dengan irama dan polanya.

Apakah Pertanyaan dan Pernyataan Mempengaruhi Kesuksesan?

pengusaha sukses
Sumber gambar: pixabay.com

Jika dua hal tersebut saja sudah mempengaruhi hal paling dasar, yaitu kehidupan dan sebuah komunikasi, tentunya akan sangat berdampak pada sesuatu yang lebih khusus yaitu “kesuksesan“.

Sama seperti semua hal lainnya, pertanyaan dan pernyataan memiliki unsur positif dan negatif.

(Baca juga artikel motivasi ini: 4 Alasan Mengapa Anda Harus Memiliki Anggapan yang Baik)

Di sinilah kita mempraktekan semua teori yang kita pelajari. Misalkan mengenai kata-kata, makna kata, pikiran, dan perasaan kita.

Dalam artikel saya yang berjudul Kata-Kata: Sihir untuk Meraih Kesuksesan yang Hakiki, dijelaskan mengenai perbedaan kata marah, MENGAMUK, dan kesal. Anda bisa membacanya lagi.

Nah jika ketiga kata itu kita tegaskan dalam bentuk pernyataan, akan menjadi:

A. Saya marah
B. Saya MENGAMUK
C. Saya kesal

Mana yang intensitasnya paling tinggi? Semua orang pasti menjawab yang B. Saya MENGAMUK.

Jika kita berkata seperti itu, secara tidak langsung fokus kita mengarah pada MENGAMUK, sehingga kita menjadi orang yang teramat jahat. Untuk itu kita harus menjaga diri kita dari perkataan negatif seperti itu.

Itu pernyataan, lalu contoh pertanyaannya?

Misalkan:

A. Mengapa aku sial?
B. Mengapa aku gagal?
C. Mengapa aku belum sukses?
D. Bagaimana caranya agar aku tidak gagal?
E. Bagaimana caranya agar aku sukses?

Coba luangkan waktu sebentar untuk memilih mana pertanyaan yang paling berdaya, pertanyaan yang akan mengubah pemikiran Anda, pertanyaan yang berkualitas yang memberikan solusi.

(Anda harus membaca ini: 3 Kuasa Pertanyaan yang Harus Kita Ketahui)

Jawabannya adalah Bagaimana caranya agar aku sukses? Dengan menanyakan sesuatu yang berkualitas saja sudah menuntaskan masalah kita setidaknya 25-30%. Setelah menemukan solusinya akan menjad 40-70%, selanjutnya tinggal kita gunakan solusi tersebut untuk memecahkan masalah kita.

Bagaimana caranya agar aku sukses? Mungkin jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal Anda harus membuat spesifikasi yang lebih khusus lagi. Misal apa passionku? Atau dalam bidang apakah aku harus sukses? Misalkan menjadi seorang koki. Bagaimana caranya agar aku bisa menjadi seorang koki yang sukses? Terus berlatih memasak dan mencari pengetahuan tentang masakan-masakan yang enak. Apa yang menjadi syaratku untuk menjadi koki yang sukses? Menjadi koki bintang lima, sukses keliling negara, atau mungkin sekadar membuat restoran dan menyenangkan pelanggan.

Ciptakan pertanyaan yang spesifik, begitu pula pernyataan. Apakah Anda benar-benar MENGAMUK? atau hanya sekedar kesal?

Jadi itulah pembahasan mengenai pertanyaan dan pernyataan. Kedua hal itu menentukan kualitas hidup Anda dan tentunya kesuksesan Anda, baik finansial maupun emosi.

Ketika Anda sudah menguasi dua hal tersebut, dalam artian selalu menggunakannya dengan baik, untuk hal yang positif. Anda telah sukses secara emosional.

Jangan sampai, misalkan: teman Anda memiliki cita-cita yang baik, tapi Anda memberikan pernyataan yang buruk pada teman Anda. Akan lebih baik jika Anda memberikan pertanyaan ataupun pernyataan yang positif, kecuali kalau Anda tipe orang yang tidak suka melihat orang lain sukses. Singkirkan pikiran tersebut.

Jika orang lain sukses, Anda jangan menyatakan diri Anda sebagai “orang yang iri ketika melihat orang sukses“. Tapi nyatakanlah diri Anda sebagai “orang yang akan sukses dan akan membantu orang lain untuk merasakan kesuksesan juga“.

Terimakasih sudah mau membaca artikel ini. Anda adalah orang yang sukses, setidaknya secara emosional, dan sebentar lagi secara finansial. Anda bisa memberikan komentar-komentar positif bagi saya. Atau Anda bisa membagikannya pada orang-orang sekitar Anda. Saya harap artikel ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Jika ada kekurangan Anda, bisa mengatakannya di kolom komentar.

Salam sukses! Anda adalah pemenang yang luar biasa!

Gagal itu biasa, tapi sukses itu luar biasa

Artikel-artikel motivasi pembangkit jiwa:

9 Langkah supaya Tidak Mudah Menyerah

5 Kuasa dari Sebuah Langkah Pertama

5 Tips Ampuh untuk Tetap Fokus

Iklan

4 thoughts on “Pertanyaan dan Pernyataan, Dua Hal yang Membuat Dunia Lebih Hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s