4 Cara Efektif Mengubah Kebiasaan Buruk + 3 Langkah Pertama yang Harus Dilakukan

Membangun kebiasaan
Sumber gambar: flickr.com

Halo, Sahabat Momentum!

Apa kabar? Semoga hari ini Anda berada dalam keadaan sehat dan dahsyat luar biasa! Kali ini kita akan membahas sesuatu yang sudah tidak jarang dalam dunia pengembangan diri. Tentu saja, apa lagi kalau bukan kebiasaan? Nah, apakah Anda merasa risih dengan kebiasaan buruk Anda? Atau malah sebaliknya, Anda sangat bergairah menjalani kebiasaan sukses Anda?

Kebiasaan adalah tindakan yang kita lakukan berulang-ulang secara konsisten akan memberikan kekuatan besar. Kekuatan itu tergantung pada apa yang dilakukan. Jika kita memiliki kebiasaan positif maka hasil yang kita akan dapatkan akan menjadi positif. Dan sebaliknya, jika kita memiliki kebiasaan yang negatif, maka hasil yang akan kita dapatkan akan negatif.

Seringkali, kita dikendalikan oleh kebiasaan kita, entah karena keadaan atau ketidakpedulian. Seharusnya kita memegang kendali atas kebiasaan kita, karena apa?

4 Alasan Kita Harus Memiliki Kebiasaan yang Baik

  1. Kebiasaan sangat-sangat berpengaruh pada hidup kita. Kebiasaan dapat menciptakan kesuksesan dan kebahagian untuk Anda, tapi jika tidak digunakan dengan baik, Anda akan merasakan yang sebaliknya, kepedihan yang akan Anda sesali suatu saat nanti. Anda tidak mau kan?
  2. Kebiasaan mempengaruhi hari-hari Anda. Jika Anda memiliki kebiasaan menunda-nunda, jelas Anda akan mengalami lebih banyak masalah. Kabar baiknya, Anda bisa mengubah kebiasaan tersebut sekarang juga.
  3. Kebiasaan, selain mempengaruhi diri kita sendiri, juga akan mempengaruhi orang-orang di sekitar kita. Tentunya kita tidak mau kan jika ada orang-orang terdekat kita, misalkan adik atau siapapun yang meniru kebiasaan kita?
  4. Kebiasaan membangun otoritas. Jika Anda ingin dipercaya dan dihargai miliki kebiasaan yang baik, seperti tepat waktu, berbicara dengan ramah, dan hargai orang lain tanpa ada diskriminasi.

Setidaknya itulah 4 Alasan Anda harus membangun kebiasaan baik, dan tentunya masih banyak yang tidak saya tulis. Saya ingin agar Anda tidak hanya tahu, tapi tidak sampai tingkat mengetahui, saya ingin Anda bisa merasakannya.

Pernahkah Anda merasa bahwa Anda hidup di siklus yang itu-itu saja? Dalam artian Anda merasa jenuh, atau merasa stres bahkan sampai depresi? Itu artinya kebiasaan atau pola hidup Anda monoton.

Jadi bagaimana caranya menciptakan kebiasaan yang efektif luar biasa dahsyat? Yang akan mewarnai hari dengan kekuatan yang powerful?

Ayo kita pelajari bersama-sama.

1. Ubah Mindset dan Ubah Persepsi Anda Mengenai Kebiasaan

Nah ini penting sekali. Mindset atau pola pikir selalu menjadi awal dari segala hal. Tentu akan ada perbedaan mindset antara siswa yang malas dan siswa yang rajin. Siswa malas hanya sekadar naik kelas saja. Berbeda dengan siswa yang rajin, mereka berusaha, belajar lebih keras supaya mereka mendapatkan nilai terbaik. Kalaupun mereka mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, mereka pasti akan mencoba lagi dan lagi.

Di dunia ini banyak sekali figur-figur sukses yang dulunya dihina, dianggap bodoh, dianggap payah. Tapi mereka membuktikan diri bahwa mereka mampu. Thomas Alva Edison, Albert Einstein, Beethoven, dan masih banyak lagi. Kita ambil satu contoh, jika kita menghina bahwa Beethoven itu tuli, jelas kita akan menghina setiap karya-karya hebatnya. Dan secara tidak langsung, hinaan itu berbalik pada kita. Kok bisa seorang yang tuli membuat begitu banyak lagu, sementara kita tidak bisa?

Nah di sinilah titik penting, awal yang harus kita pelajari. Kesuksesan dan kebiasaan sukses tidak ditentukan oleh siapa kita, apakah kita kaya, atau apakah kita keren. Tidak.

Mindset memiliki pengaruh yang besar. Jadi tetapkan dalam hati Anda, jika saat ini Anda sedang mengalami kesulitan atau kendala dalam mengubah kebiasaan, Anda pasti bisa mengubahnya suatu saat. Anda bisa! Dalam video 3 Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Oleh Orang Sukses, Pak Chandra mengatakan satu kebiasaan yang efektif yaitu afirmasi atau auto-sugestion.

Saya mencintai diri saya! Saya sangat bahagia! Saya pasti bisa!

Jadi langkah awal untuk mengubah kebiasaan adalah mengubah mindset. Cobalah mencari informasi, atau figur-figur orang yang ingin Anda tiru kebiasaanya. Tentunya ini tidak mudah. Tapi bukan mustahil. Kekuatan kecil jika dilancarkan bertubi-tubi akan memiliki dampak yang besar.

2. Lakukan dengan Konsisten

Bukan kebiasaan namanya kalau Anda hanya melakukan sesekali. Kebiasaan itu dilakukan berulang-ulang. Contohnya seperti bangun pagi. Mungkin Anda saat ini mengalami kesulitan untuk bangun pagi. Anda pun berniat untuk bangun pagi besok. Anda menyiapkan alarm. Anda bangun pagi esok hari. Mungkin Anda merasa tidak nyaman, masih mengantuk, dan merasa malas.

Itu adalah awal dari sebuah proses. Jangan sampai kita berhenti hanya karena kita merasa itu tidak enak. Coba untuk mengambil sisi positif segala hal. Mungkin dengan bangun pagi Anda bisa membaca buku dengan tenang, atau menghirup udara yang masih segar, atau yang lainnya.

Semuanya tergantung persepsi kita.

Jadi, jika Anda merasa tidak nyaman dengan apa yang Anda alami saat ini, coba lihat apa yang Anda dapatkan dalam situasi Anda itu. Apakah Anda menjadi lebih sabar ketika menghadapi masalah Anda? Atau mungkin Anda sedang mencoba melakukan sesuatu yang berbeda dan mendapatkan pengalaman yang hebat? Semua diawali pemikiran, dan ditindaklanjuti oleh aksi yang konsisten.

3. Singkirkan Monster-Monster Jahat

Ini penting sekali. Pasti ada godaan yang membuat kita terlena, akhirnya kita gagal lagi dalam membuat kebiasaan yang baru. Konsisten itu memang tidak mudah, dan salah satu cara agar kita bisa konsisten adalah dengan menyingkirkan monster-monster itu. Saya pernah membahas 7 Monster dalam Diri yang Harus Ditumpas, dalam artikel tersebut saya menulis monster-monster yang harus kita singkirkan yaitu:

  1. Penyesalan
  2. Keraguan
  3. Depresi
  4. Ketidaksabaran
  5. Mengeluh
  6. Amarah yang Berlebihan
  7. Ketidaknyamanan

7 Monster itu akan menciptakan hari Anda buruk. Sebenarnya untuk yang poin satu, penyesalan adalah hal yang bisa menyadarkan kita dari kesalahan kita. Tapi dalam kadar berlebihan akan membuat kita stres dan akhirnya depresi. Selain itu poin nomor dua, keraguan, ini pun sama berbahayanya, ketika Anda ragu lalu Anda khawatir, akhirnya anda stres dan depresi.

Jadi perhatikan sekali lagi ya, apakah saat ini ketujuh monster itu sedang ada di sisi Anda. Kalau ada, sekarang Anda harus menyadarinya. Misalkan Anda sedang mengeluh, katakan: “Oh ya ya, aku sedang mengeluh. Aku akan menyingkirkannya dari hidupku saat ini juga, gak pakai entar, dan GPL (gak pakai lama ^^)”.

4. Nikmati Proses

Apa sih yang tidak ada prosesnya? Bikin mie instan pun tidak seinstan yang kita bayangkan. Langsung jadi. Ting! Seperti jin di lampu ajaib. Tidak seperti itu.

Jadi penting sekali untuk menikmati prosesnya. Tidak usah terlalu kaku. Nikmati saja, seperti air mengalir. Tapi jika airnya mengalir ke tempat yang kotor, sudah saatnya mengambil kendali.

3 Langkah Pertama Anda

Langkah Pertama Anda!
Sumber gambar: pixabay.com

4 Cara itu cukup ampuh jika Anda mau mempraktekannya. Permasalahan banyak orang ketika membaca motivasi adalah: mereka tergugah sesaat, mereka mungkin mempraktekannya, tapi itu hanya sesaat. Jadi penting untuk mempraktekannya berulang-ulang sampai kita membentuk kebiasaan yang baru.

(Baca juga artikel keren ini: 5 Kuasa dari Sebuah Langkah Pertama)

Jadi tugas Anda sekarang adalah:

1. Mulai miliki seorang figur

Anda harus mempunyai seorang idola. Jika Anda membayangkan mereka, mengagumi mereka, secara tidak langsung Anda ingin menjadi seperti mereka. Milikilah seorang figur, dalam aspek apapun. Mungkin Anda seorang wirausahawan, tidak ada salahnya untuk mengagumi seorang Bill Gates, atau Mark Zuckerberg. Memang, dunia mereka tidak sama dengan dunia Anda. Tapi setidaknya Anda mendapatkan motivasi yang sama, motivasi yang mendorong mereka mencapai kesuksesan mereka. Jadi carilah kesuksesan Anda saat ini.

2. Mulai dengan hal yang kecil

Jangan langsung menetapkan target besar, seperti menjadi seorang milyader. Cobalah untuk membuat hari menjadi sempurna. Atau menjalani kehidupan dengan usaha yang maksimal. Atau yang paling sederhana, tidak menyepelekan segala hal. Dari yang basic seperti ini sudah akan memberikan keuntungan yang besar.

3. Jangan berpikir bahwa ini akan sulit

Banyak orang berkata, saya bisa, tapi ini sulit. Dalam audio book Pak Tung Desem Waringin berkata 7% kesalahan kata terjadi dikarenakan oleh kata-kata yang kurang beraturan. Daripada berkata saya bisa tapi ini sulit, bagaimana kalau berkata: “Ini sulit, tapi saya bisa!” Anda akan merasa lebih baik kan?

Jadi itulah langkah awal Anda. Dalam langkah awal itu terkandung poin pertama yaitu pembentukan mindset dan pola pikir, setelah mindset Anda terbentuk, saya yakin Anda akan jauh lebih bisa mengubah kebiasaan Anda. Jadi inilah percikan pertama Anda untuk menciptakan api yang berkobar-kobar dalam hidup Anda.

Saya mempunyai dua pertanyaan untuk Anda.

  1. Apakah Anda akan mencobanya?
  2. Aspek apa yang Anda ingin ubah? Apakah kebiasaan bangun siang? kwkwkw

Sekian dari saya. Saya harap ide saya ini dapat bermanfaat untuk Anda. Saya mengharapkan feedback atau timbal balik dari Anda. Saya percaya bahwa setiap orang yang mau sukses, dan berkomitmen untuk sukses pasti akan sukses. Anda akan sukses. Saya yakin dan percaya, ada kekuatan bagi yang mau berusaha.

Ciptakan kebiasaan Anda sekarang juga! Salam kesuksesan!

Iklan

6 thoughts on “4 Cara Efektif Mengubah Kebiasaan Buruk + 3 Langkah Pertama yang Harus Dilakukan

  1. Yang agak sulit cara kerjanya ketika membahas “Konsistensi” dalam kaitannya dengan “Kebiasaan”.

    Keduanya kan timbal balik sebenarnya.
    Orang bisa konsisten karena sudah terbiasa.
    Orang punya kebiasaan karena sudah sering melakukan suatu hal secara konsisten.

    Jadi kalau solusi ingin mengubah “Kebiasaan” dengan melakukan sesuatu secara “Konsisten”,
    sulit cara kerjanya.
    Poin ini saja sih yang tiba-tiba terlintas di pikiran saya.
    No offence ya mas HepyKusumaWijaya, cuma sharing isi otak-ekstrak-monyet saya.

    Bahasa kerennya, “Ketika dua karakter adalah satu hal yang sangat berkaitan, maka yang satu tidak dapat menjadi solusi untuk yang lain.”

    Poin yang paling menyentuh di bagian “menikmati proses”.
    Ini yang kadang kita lewatkan.
    Maunya finish saja, prosesnya dilupakan.
    Padahal proses yang baik = fondasi yang kuat.
    Fondasi yang kuat = finish yang mantap.

    Itu saja Mas. Salam Kera Sakti.

    http://www.trikhidup.com

    Disukai oleh 1 orang

    1. Yups, nikmati aja… yang terpenting adalah bukan mengubah kebiasaan saat ini, tapi mengubah kebiasaan di masa yang akan datang,.. jangan terpaku pada hasil, tapi cobalah untuk menuntaskan penyebab.

      Suka

    1. Nah sekarang apa passion kamu? Sebenarnya setiap orang sukses bisa dijadikan figur. Seperti pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Meskipun aku gak punya bakat koding (ngotak-ngatik kode buat bikin web atau aplikasi), aku tetap mengidolakan orang itu. Karena apa? Bukan apa yang dia lakukan, tapi dengan cara apa ia melakukan hal itu. Apa yang mendorongnya untuk melakukan hal itu. Dan sungguh itu memotivasi banget. 😀
      Jadi solusinya, coba cari orang-orang gagal yang menjadi sukses di google 😀 Mau kan?

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s