3 Alasan Mengapa Membaca Motivasi Lebih Mudah dibanding Prakteknya

3 Alasan Mengapa Membaca Motivais Lebih Mudah Dibandingkan Prakteknya
Sumber: Buatan Sendiri, nama karakter Holly

Halo, Sahabat Momentum! Salam sukses hebat luar biasa!

Ini topik yang sangat menarik, sebab inilah alasan mengapa banyak orang yang enggan membaca motivasi. Untuk itu akan kita cari solusi apa yang bisa kita dapatkan dari satu masalah ini.

Banyak orang membaca motivasi, lalu termotivasi sesaat, seakan-akan pengetahuan yang ia dapat menguap dan pergi darinya.

Sebenarnya ada beberapa poin penting yang harus saya kemukakan, dan semua ini sangat penting. Harap disimak ya, Sahabat Momentum.

1. Motivasi Saja Tidak Cukup

Ketika Anda membaca sebuah motivasi kesuksesan, misalkan tips untuk fokus. Anda tidak bisa hanya membacanya lalu melupakannya. Anda harus mencoba melakukannya, memang ini tidak mudah. Tidak mudah karena apa?

  1. Karena Anda belum terbiasa
  2. Karena Anda belum punya visi
  3. Karena Anda perlu proses

Jadi penting sekali untuk memperhatikan 3 poin tadi. Semuanya sangat penting, jadi perhatikan lagi apa yang kurang dari diri Anda. Aristoteles pernah berkata bahwa induk dari segala keterampilan adalah kebiasaan. Pastikan Anda mengulang lagi apa yang telah Anda pelajari. Ini bukan proses kilat semalam.

Ketika saya membaca buku Robert Kiyosaki berjudul Rich Dad, Poor Dad (Ayah Kaya, Ayah Miskin), saya sadar untuk menjadi seseorang yang financial independent (Bebas dari semua tanggungan finansial), itu lebih dari sekadar bekerja mendapatkan dan mengumpulkan banyak uang. Sebab yang terpenting adalah mental kita.

Nah bagi Anda yang sedang membaca artikel ini, ketahuilah bahwa Anda sedang membentuk mental Anda. Seperti yang kita ketahui jika kita rutin berolahraga otot-otot kita akan menjadi lebih kuat lagi, otot-otot yang lemah akan menjadi lebih padat dan akhirnya tubuh kita menjadi lebih bugar lagi.

Sama seperti dalam kesuksesan, kita perlu proses. Selalu dalam hal apapun. Untuk menguasai suatu hal, menurut Malcomm Gladwell dalam bukunya Outliers, mengatakan bahwa seseorang bisa dikatakan profesional setelah melewati masa 10.000 jam. Coba kita hitung jika kita belajar dan mempraktekan suatu keterampilan 8 jam per hari, maka dalam 3,5 tahun Anda sudah mahir dalam bidang tersebut.

Satu kalimat yang ingin saya katakan pada Anda, jika Anda ingin mendapatkan hasil baik, fokuslah pada prosesnya, apa yang bisa diperbaiki, apa yang bisa ditingkatkan lagi, belajar dari setiap kesalahan yang telah kita lakukan kita pasti bisa.

2. Ikut-ikutan

Ini merupakan jawaban yang pasti dirasakan sebagian besar orang. Mengapa kita begitu sulit untuk melakukan hal yang telah kita pelajari, kita hanya ikut-ikutan. Untuk mencapai hasil yang terbaik kita harus melakukan apa yang berasal dari hati nurani kita. Tentunya ada perbedaan motivasi antara yang ikut-ikutan, atau bisa juga iseng, dan orang yang benar-benar menginginkannya.

(Baca juga artikel hebat ini: Antara Teori dan Praktek)

Tapi kabar baiknya, jika Anda ikut-ikutan pada hal yang positif, Anda akan ikut positif. Tidak usah merasa minder jika Anda suka ikut-ikutan orang lain. Selama hal itu adalah yang positif, itu baik bagi diri Anda. Daripada Anda ikut-ikutan hal yang tidak baik, seperti bolos sekolah, mencuri, dan lain-lain.

Dalam dunia penulisan ada istilah peniruan adalah awal dari penciptaan. Ketika kita membaca suatu buku, lalu tiba-tiba kita ingin menulisnya juga, apa yang salah? What’s wrong? That is good idea!

3. Tidak Berkomitmen

Ini yang paling sulit, sebab kita pengetahuan kita diuji berdasarkan level komitmen kita. Ada yang setengah-setengah dalam mengejar impiannya, ada yang merasa semangat, lalu tiba-tiba down. Tapi kita harus tetap berkomitmen, suka ataupun tidak.

(Artikel mengenai komitmen: ​Komitmen, Ekstensi Kehidupan yang Sukses)

Anda punya banyak pilihan, tapi bisa diringkas menjadi 2 pilihan, sukses atau gagal. Jika Anda ingin sukses, sebisa mungkin Anda perhatikan apa yang membuat Anda gagal. Salah satunya adalah pemikiran Anda tentang bagaimana gagal, itu tidak bagus untuk diri kita. Anda pikirkan saja kemungkinan untuk sukses.

Ini semua berpengaruh pada alam bawah sadar Anda. Ketika Anda memikirkan semua hal yang baik, sesuai dengan Law of Attraction Anda menarik vibrasi positif pada diri Anda, dan secara perlahan Anda akan mendapatkan kesenangan saat berkomitmen pada suatu hal.

Tips saya saat Anda berpikir, Anda jangan gunakan kata yang negatif. Mengapa? Ayo kita mulai tes kecil. Sekarang Anda tarik nafas panjang sebanyak 3 kali. Tarik nafas dulu, dan hentikan membaca tulisan ini.

Stop sekarang juga.

Nah sekarang Anda harus mengikuti instruksi saya. Anda tatap ke atas 3 detik. Oke sudah? Sekarang Anda jangan membayangkan apapun. Jangan ada apapun di pikiran Anda! Jangan ada apapun! Jangan pikirkan kucing. JANGAN PIKIRKAN KUCING! Sekali lagi jangan pikirkan KUCING!!!

Nah bagaimana hasilnya? 90% pasti Anda membayangkan kucing, kecuali jika Anda kurang berkonsentrasi

Nah untuk itulah kita harus menggunakan kata yang bernada positif, seperti aku harus sukses, aku harus bisa, aku harus melakukan yang terbaik, dan jangannya berkata aku tidak mau miskin, tapi katakan aku ingin kaya secara finansial dan juga emosional.

Jadi itulah 3 Alasan inilah yang menyebabkan tips dan trik motivasi kita menjadi kurang powerful.

1. Motivasi saja tidak cukup, artinya kita harus terus berlatih, praktek, dan belajar dari kegagalan. Ketika ada kegagalan, seharusnya kita bersyukur. Oke itu tidak mudah dan seringkali menyakitkan. Tapi kita menjadi lebih cepat tahu lubang mana yang harus kita tambal.

2. Ikut-ikutan, ini proses yang sangat positif tapi tidak cukup untuk memberikan motivasi yang kuat. Ibaratkan ini adalah percikan api. Sebuah percikan api tidak akan membakar apapun, tapi jika diberi minyak tanah, kayu kering, dan petasan, pasti akan terjadi festival yang sangat besar. WARNING, HANYA PERUMPAMAAN TIDAK UNTUK DICOBA. JANGAN DITIRU.

3. Komitmen, ujian mendadak bagi setiap orang yang berusaha. Ini menarik dan menantang sekali. Ketika saya menyadari bahwa komitmen sangatlah menyenangkan, tentunya saya menjadi lebih bersemangat. Jika kita berhasil kita untung, jika kita gagal kita juga untung, tapi kalau kita tidak take action kita buntung. Ups, maaf. Ini benar, positif thinking terhadap segala hal, pelajarilah seni ini Anda akan hidup dalam kebahagiaan terus menerus.

Jadi apa yang harus Anda lakukan?

Saya menyarankan beberapa hal dibawah ini, sebab ini merupakan saran daripada guru-guru besar kesuksesan, diantaranya adalah:

  1. Membaca buku yang positif 1 jam per hari.
  2. Mendengar Audiobook yang positif 1 jam per hari.
  3. Mengikuti seminar, atau mendownload videonya di internet, setidaknya 1 kali dalam
  4. sebulan.
  5. Tetap bertahan pada impian kita, susah maupun senang.
  6. Berpositif thinking pada segala hal.
  7. Mulai sekarang juga dan menghindari berbagai alasan untuk tidak mengerjakannya sekarang.

Anda bisa melakukannya satu per satu, dan Anda pasti tidak akan nyaman saat percobaan pertama, sangat-sangat tidak nyaman, apalagi jika tidak didukung sepenuhnya. Tapi Anda harus sadar, jika setahun kemudian hidup Anda berubah menjadi lebih dahsyat lagi, itu karena keputusan Anda hari ini. Selamat mencoba, Anda pemenang, dan saya selalu percaya bahwa ada tangan-tangan yang tak kasat mata yang membantu Anda saat ini.

Salam sukses hebat luar biasa!

Jika Anda tidak lelah, tidak ada salahnya mengisi pikiran kita dengan salah satu dari 5 artikel hebat ini

  1. ​Kekuatan Besar Untuk Mengubah Kehidupan Kita
  2. 10 Anggapan Kita yang Membatasi Kemajuan Hidup Kita
  3. 6 Manfaat yang Perlu Anda Ketahui dari Kekuatan Bersyukur!
  4. 5 Kuasa dari Sebuah Langkah Pertama
  5. 6 Manfaat Membaca yang Perlu Anda Ketahui
Iklan

2 thoughts on “3 Alasan Mengapa Membaca Motivasi Lebih Mudah dibanding Prakteknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s