5 Tips Ampuh untuk Berhenti Mengeluh

5 Tips Ampuh untuk Berhenti Mengeluh dari Momentum Kehidupan
Sumber: Buatan sendiri

Halo, Sahabat Momentum!

Kita bertemu lagi di blog Momentum Kehidupan. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang mengeluh. Ayo apakah hari ini Anda mengeluh? Memang tak bisa dipungkiri, jika kita sedang berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan, kita cenderung untuk mengeluh. Ada beberapa cara untuk menghilangkan kebiasaan mengeluh. Tapi kita harus tahu apa yang membuat kita mengeluh.

Kebanyakan Orang Mengeluh Tentang Apa yang Tidak Mereka Miliki

Nyatanya memang kita lebih cenderung berfokus pada apa yang kita miliki, dan bukannya bersyukur untuk segala hal yang telah kita raih.

Dalam beberapa kasus, banyak orang yang mengatakan: motivator itu berkata dengan mudah, sebab mereka sudah berada di seberang jalan. Mereka sudah melewati lautan besar kehidupan. Terkadang saya juga berpikir seperti itu. Ah mereka bisa berbicara dengan mudahnya, karena mereka sudah berada dalam puncak kehidupan.

Tapi saya teringat perkataan Jack Ma, ketika kita mengeluh kita kehilangan kesempatan. Ketika kita komplain, kita kehilangan segala macam peluang. Ketika kita menghina seseorang, kita sudah menembak kaki kita sendiri, dan kita berkata, “WOW”.

Itu yang sebenarnya terjadi dalam kita semua. Sulit untuk mengatakannya dengan lebih halus. Apakah kita mau menerimanya atau tidak, itu tetap faktanya. Bahwa kebanyakan orang suka mengeluh.

Jadi di sini saya akan berikan beberapa tips, yang masih saya praktekan, dan Anda bisa mencobanya. Kita bisa belajar bersama-sama.

1. Interupsi Pola Anda

Dalam buku Awaken the Giant Within selalu dijelaskan mengenai interupsi pola. Interupsi berarti menggagalkan atau menghentikan. Jadi kita menghentikan pola pikir kita yang merugikan.

Ketika kita mengeluh, kita harus ingat, oh ya saya sedang mengeluh. Berhentilah untuk sesaat, ambil waktu beberapa menit untuk duduk dan menarik nafas.

Jangan pikirkan apapun. Salah satu alasan mengapa para bayi gigih ketika berusaha merangkak dan berjalan, adalah karena mereka tidak banyak pikiran.

Lepaskan saja pikiran negatif, awalnya memang tidak mudah, tapi selama kita berusaha, dan melakukannya sesering mungkin itu akan menjadi kebiasaan kita.

(Anda tidak boleh melewatkan artikel ini: 4 Cara Efektif Mengubah Kebiasaan Buruk + 3 Langkah Pertama yang Harus Dilakukan)

Anda bisa membuat kopi atau membuat teh untuk diri Anda sendiri. Hidup itu harus bahagia, maka dari itu Anda tidak boleh khawatir. Khawatir bisa menyebabkan dunia kita kacau balau.

2. Cari tahu Apa yang Sebenarnya Membuat Anda Mengeluh

Di sini kita memasuki tahap mencari solusi. Ketika kita mengetahui apa yang menjadi masalah kita, kita pasti akan jauh lebih mudah dalam mencari solusi.

Ketika saya menulis artikel ini, hati saya agak kesal. Mengapa? Karena traffic blog saya tidak berkembang sama sekali, yang berarti harus ada sedikit perubahan.

Selain itu ada beberapa tantangan emosional seperti tidak mendapatkan penghasilan pasti setiap bulan, dan masih banyak lagi.

Memang tidak mudah untuk mencari solusi dari suatu hal. Sebab mencari solusi bukan saja mencari cara untuk menyelesaikan sesuatu, tapi menyiapkan mental kita untuk menghadapi sesuatu yang baru. Dan tentunya itu tidak mudah. Tapi juga tidak mustahil.

3. Cari Energi yang Positif

Ketika kita mendapatkan energi yang positif, pikiran kita akan menjadi lebih positif. Seburuk apapun situasi yang Anda rasakan hari ini, cobalah untuk memberikan pikiran Anda informasi yang positif.

Anda bisa membaca novel kesukaan Anda, atau membaca buku kesukaan Anda. Anda bisa bermain musik, atau mendengarkan audiobook.

Dalam beberapa kasus, cara ini tidak terbukti. Mengapa? Kadang ketika kita melihat sesuatu dalam perasaan negatif, informasi sepositif apapun kalau kita berada dalam lensa negatif, semuanya akan terlihat negatif. Jadi ini rekomendasi saja ya.

4. Afirmasi

Afirmasi atau Auto-Sugestion dapat menghentikan pola mengeluh Anda. Katakan beberapa kalimat positif. Saya punya rumus untuk menciptakan afirmasi yang cukup kuat.

Situasi Anda + Tenggat Waktu + Kalimat Positif = Perubahan Hidup Anda

Misalkan:

Saya tidak punya uang dalam waktu 3 bulan, saya akan berusaha sampai saya bisa mendapatkan uang!

Katakan terus sampai masuk dalam Alam bawah sadar Anda.

5. Konsultasikan pada Teman atau Orang yang Anda percayai

Semuanya akan sangat sulit jika Anda tanggung sendiri. Anda bisa membagikannya pada orang yang Anda percayai. Manusia adalah makhluk sosial, yang berarti bantu-membantu sudah menjadi bagian dari hidup kita.

Jangan ragu untuk meminta bantuan, dan jangan ragu untuk memberi bantuan. Jika ada teman Anda yang mengeluh, Anda bisa membantunya menghilangkan kebiasaan buruk itu.

Mengapa Anda Harus Berhenti Mengeluh?

  1. Mengeluh itu seperti parasit. Ketika Anda mengeluh tanpa sadar waktu Anda sudah habis terbuang, tanpa ada solusi. Tapi ketika Anda bersyukur, semua peluang tiba-tiba saja datang.
  2. Mengeluh akan memberikan lebih banyak energi negatif. Apalagi dalam ucapan yang kuat, seperti bodoh, tolol, sinting, dan kata-kata negatif lainnya. Efeknya bisa sangat berbahaya. Seseorang yang tadinya bersemangat bisa menjadi sangat loyo. Hati-hati dengan ucapan Anda, terutama ketika Anda sedang berada dalam situasi negatif.
  3. Anda akan kehilangan kesempatan. Seperti yang sudah saya sampaikan, ketika kita kehilangan waktu otomatis kita akan kehilangan kesempatan.
  4. Dijauhi orang-orang. Fakta membuktikan bahwa orang yang mengeluh lebih dibenci dibandingkan orang yang biasa-biasa saja. Jadi jika kita ingin memiliki teman yang baik, kita harus mengasah kemampuan bersyukur kita.

Apakah Anda bisa?

Saya mencoba seumur hidup saya untuk menguasai seni ini. Memang sangat sulit, tapi bukan berarti mustahil. Saya merasakan down seperti yang Anda rasakan apabila terkena masalah. Perbedaan saya dengan para orang sukses adalah saya masih mengarungi lautan ketidakpastian ini dan mereka yang sukses telah melewati lautan ketidakpastian, mereka kini memasuki lautan kepastian. Tapi kalau dipikir pikir lautan kepastian itu lebih tinggi levelnya, bisa menyebabkan mereka sukses atau gagal dalam sekejap mata.

Apakah Anda bisa? Saya berani jamin, Anda pasti bisa, asal Anda mau terus berusaha dan melakukannya sesering mungkin.

Lepaskan beban Anda, jika hari ini Anda gagal, Anda masih punya beberapa jam untuk memperbaiki hari Anda. Anda juga masih punya hari esok. Sukses tidak dibangun dalam semalam, seminggu, sebulan, setahun, lima tahun, sepuluh tahun. Tapi dibangun setiap waktu, bagaimana Anda bersyukur hari ini, dan ditentukan pula dengan cara berpikir serta bertindak Anda.

Saya tidak akan panjangkan artikel ini, saya harap Anda mendapatkan manfaat dari artikel ini.

Oh ya, jika Anda berkenan Anda bisa membantu saya dengan cara like Fansfage Momentum Kehidupan, akan ada short motivation dan quotes, yang saya pikir dapat mengubah kehidupan kita sedikit demi sedikit.

www.facebook.com/momentumkehidupan

Sukses untuk Anda! Saya akan merasa sangat beruntung jika Anda mau membagikan artikel ini pada teman-teman Anda, entah melalui facebook, twitter, maupun sosial media lainnya.

Ada kemenangan bagi orang yang berusaha! Jadi apakah Anda siap untuk berhenti mengeluh dan selalu bersyukur? Saya tidak sabar untuk mendengar jawaban Anda!

Iklan

9 thoughts on “5 Tips Ampuh untuk Berhenti Mengeluh

    1. Ya, mas penyakit manusia yang tidak bisa dihilangkan oleh obat. Terkecuali kita mengambil inisiatif dan tindakan secara sadar. Terimakasih banyak mas, saat ini saya menuliskan apa yang menjadi kendala saya, saya coba cari tipsnya, dan saya bagikan di blog. Terimakasih sekali lagi mas. 😀

      Suka

    1. Ya, tepat sekali mas!
      Soalnya ketika kita merasa bersyukur semuanya menjadi sangat wow. Kita jadi menyadari berbagai peluang yang muncul. Mengeluh adalah berpikir sempit, dan bersyukur adalah berpikir besar. Semoga artikelnya bermanfaat mas 😀

      Disukai oleh 1 orang

    1. Ya benar sekali. Sayangnya mengeluh sudah menjadi kebiasaan kita semua. Namun satu kesamaan orang-orang sukses adalah mereka tidak mengeluh. Kalaupun mereka mengeluh mereka menyadarkan diri secepat mungkin, dan mencari apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

      Sebenarnya memang benar, dekat dengan orang yang suka mengeluh kita jadi ikut-ikutan mengeluh, heheh. Saya sendiri berusaha menjauhi teman-teman saya yang suka mengeluh, bukan berarti memutuskan pertemanan. Tapi kalau saya sudah punya cukup banyak energi positif, saya akan mendekatinya, dan saya harap orang itu akan mengubah pola pikirnya. 😀

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s